Selamat Datang di Website Resmi Pusat Unggulan IPTEK Ikan Hias     Jam layanan laboratorium uji (Senin-Kamis: 07.30-14.30 WIB) dan Jumat (08.00-15.00 WIB)     Dirgahayu Republik indonesia     Selamat Kepada Dr. Nina Meilisza S.Pi, M.Si Sebagai Pemakalah Terbaik Seminar Hasil Riset Perikanan Tahun 2019
SINERGITAS TINGKATKAN KUALITAS IKAN HIAS

Hari Rabu, 15 Juli 2020 Kepala Balai Riset Budidaya Ikan Hias, Dr. Idil Ardi melakukan kunjungan ke Raiser Ikan Hias Cibinong yang diterima langsung oleh Kepala Balai Besar Pengujian Penerapan Hasil Perikanan (BBP2HP) Ir.Widya Rusyanto.M.Si. Pada saat dialog dengan Kepala Balai Besar, disampaikan bahwa ada kaitan erat kedua balai dalam menjalankan tugas dan fungsinya, jika dilakukan saling mendukung tentu akan menguatkan sektor ikan hias Indonesia. Bagaimana tidak riset ikan hias yang dilakukan tidak lain salah satu tujuannnya untuk meningkatkan kualitas ikan hias, Idil mencontohkan riset dibidang pakan misalnya telah dihasilkan formulasi pakan yang dapat meningkatkan kualitas warna ikan hias yang dibudidayakan, sebut saja nama pakannya Ashanti dan Koi Feed. Demikian juga hasil riset lainnya seperti jantaninasi (sex reversal) ikan hias, karena ada beberapa jenis ikan hias justru ikan hias jantan mempunyai harga yang lebih mahal di pasaran disbandingkan dengan pasangannya seperti ikan Cupang, Rainbow, Gappy dan masih banyak lagi jenis ikan hias lainnya.


Widya menjelaskan yang menjadi salah satu tugas balai yang dipimpinnya adalah membuat Standar Nasional Indonesia (SNI) mutu ikan hias. Widya menyambut baik dan senang bahwa banyak hasil riset dibidang ikan hias yang dapat meningkatkan kualitas ikan hias yang diyakini bisa menguatkan daya saing dan nilai ikan hias baik di pasar lokal maupun ekspor nantinya. Saat ini, langkah yang tengah dilakukan adalah melakukan pembinaan terhadap pelaku ikan hias yang dikemas dalam bentuk inkubasi bisnis, harapannya pelaku ikan hias yang masuk dalam inkubasi bisnis ini bisa lebih berkembang usahanya dengan kualitas ikan hias yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang diinginkan oleh pasar. Tentunya pelaku binaan ini dapat menjadi model untuk pengembangan ikan hias ditempat lain. Oleh karenanya sangatlah tepat jika hasil riset bisa diaplikasikan dengan saling menguatkan sinergitas antara kedua balai dalam meningkatkan kapabilitas pelaku budidaya ikan hias yang tergabung dalam inkubasibisnis yang tengah dilakukan pembinaannya.


Dalam kesempatan ini Widya yang didampingi oleh Dr. Adi Wibowo dan Kholik mengajak untuk melihat ketersediaan fasilitas raiser ikan hias Cibinong yang sedang ditata untuk pemanfaatannya. Ada hal yang menarik dijelaskan saat ini raiser punya program promosi ikan hias yang dilakukan setiap bulan dengan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia, namun saat ini karena Covid 19 programnya dihentikan sementara jika kondisi telah normal akan dilanjutkan kembali.


Program promosi menjadi hal menarik bagi BRBIH, Idil yang didampingi oleh Rangga Wiryawan dan Moh Yamin menginginkan program promosi di raiser dapat menjadi tempat promosi bagi balai untuk mempromosikan hasil-hasil riset kepada masyarakat terutama bagi pelaku ikan hias. Banyak hal yang bisa ditampilkan seperti teknologi budidaya ikan hias yang telah dikemas dalam bentuk publikasi, pruduk hasil riset maupun produk biologi seperti ikan hias endemik Indonesia. Bahkan pengenalan teknologi ikan hias bisa dikemas penyampaian dalam bentuk seminar agar lebih menarik pengunjung tambah Idil.


Keinginan BRBIH disambut baik oleh Widya, menurutnya dengan adanya partisipasi dari balai riset dapat menguatkan program promosi yang diadakan dan diyakini bisa menarik banyak pengunjung untuk datang ke raiser tidak saja ingin melihat ikan hias tetapi juga ingin mendapatkan informasi teknologi budidaya ikan hias.

Penguatan sinergitas kedua balai kedepan diharapkan bisa terjalain untuk menumbuhkan pelaku ikan hias agar usaha ikan hias di Indonesia terus berkembang. Ikan hias yang merupakan bagian sektor perikanan dan keluatan yang patut mendapat perhatian pengembangannya karena dampak pandemi Covid 19 saat ini tidak sedikit sektor usaha lain yang terhambat kelancaran bisanisnya bahkan ada juga yang kolep namun sektor ikan hias justru tidak terpengaruh oleh situasi pandemi dan terus berkembang seperti biasa.